Leptophryne cruentata (Tschudi, 1838)
Dikenal dengan sebutan Kodok darah, Kodok merah yang menjadi anggota dari Bufonidae. Amfibi eksotis ini berukuran kecil 20 mm hingga 40 mm. Jenis ini dapat dijumpai di hutan primer dekat dengan aliran sungai cukup deras dan bersih. Kodok darah menjadi salah satu amfibi yang harus diperhatikan karena kini memiliki status terancam punah menurut IUCN. Faktor penyebabnya diantaranya adalah rusaknya habitat, perubahan iklim, dan wabah jamur yang menempel pada kulit.
Leptophryne cruentata merupakan amfibi endemic Jawa Barat yang hanya bisa dijumpai di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
Semoga kodok merah tetap lestari di alamnya ya sob…

